Kamis, 14 Maret 2019

ANTARA BREASTPUMP REAL BUBEE ELEKTRIK VS PIGEON MANUAL

ANTARA BREASTPUMP REAL BUBEE ELEKTRIK VS PIGEON MANUAL

Hello Moms, kali ini saya akan sharing tentang brestpump. Tentunya para moms sudah tidak asing lagi mendengar breastpump alias pompa ASI. Nah sebagai seorang ibu, baik sebagai ibu rumah tangga maupun wanita karier, saya rasa breastpump wajib kita punya yah, karena mengingat prinsip dari produksi ASI itu sendiri adalah semakin banyak ASI yang keluar so semakin banyak ASI yang akan diproduksi. Selain itu walupun kita gak bekerja di luar rumah pun ketika kita bepergian dan riskan jika membawa baby kita so alternative agar baby tetap minum ASI salah satunya minu ASI perahan. Kita sebagai moms wajib mendukung program ASI Ekslusif, alias full ASI saja selama enam bulan penuh, tanpa ada makanan tambahan. Dan ternyata bagus banget loh untuk perkembangan si baby, moms bisa merasakan deh baby yang ASI eksklusif, lebih sehat daan imun tubuhnya juga oke. Subhanallah memang ASI gak ada duanya.
Nah, mungkin diantara moms ada yang bingung ketika akan memutuskan membeli pompa ASI, yang mana sih yang harus saya punya dan enak dipakai tetapi sesuai dengan budget yang ada di dompet. Disini saya share aja antara elektriknya Real bubee dan anualnya si Pigeon. Loh kok share nya elektrik dengan manual ? Yup, ini pengalamanku ajah ketika memakainya. Antara yang elektrik dan manual sebenarnya sih tergantung dengan kebutuhan ya, seberapa sering atau gak nya kita memompa ASI. Pada awalnya saya juga bingung untuk memilih diantara kedua item tersebut. Kalo mau beli yang elektrik seperti Pigeon dan Medela, ups kantong belum mencukupi hehe. So saking pingin nyobain yang elektrik, kujatuhkan hatiku pada si Real Bubee elektrik yang double. .ciee. Fiturnya kelihatan simple dan praktis, ini nih biasanya yang dicari para moms. Bagian bagiannya yang tidak terlalu banyak, sangat mudah untuk dibersihkan dan disterilkan, gak begitu ribet. Untuk harga, moms bisa cek di online shop sekitar 200ribu.
Pertama kali make, ehmm oke juga, enak, cepet, hasilnya juga bisa banyak but gak enaknya si Real bubee ini gak ada silicon di corongnya, jadi masih terasa sakit kalo pas lagi pumping. Yang perlu diingat, ketika pumping, sekitar 1 menit lampu berwarna merah, ini pertanda pd kita lagi dirangsang, nanti pas LDR lampu berubah berwarna hijau. Yang aku suka dr Real Bubee ini nih hemat waktu kalo kita pumping, jadi cocok banget untuk para moms yang sibuk dan sedikit waktu. Beberapa kali nyoba gak bermasalah, but finally saya museumkan real bubeeku. Why? Yah namanya elektrik ya moms, kalo onderdil mesinnya rusak ya kita gak bisa pumping, padahal pumping ini kan rutin tiap hari kita lakukan moms, so sad. Ini nih yang gak aku suka pump elektrik, tenaganya make mesin, baterai/listrik kalo bermasalah yah kita gak bisa lanjutin pumping.
Untuk melanjutkan aktivitas pumping, akhirnya saya memilih breastpump yang manual saja, karena sedikit trauma sih ketika make yang elektrik, sekali bermasalah jadi macet aktivitas pumping. Nah awalnya sempat bingung juga sih ketika memilih breastpump yang manual, setelah berpikir panjang dan googling sana sini akhirnya kujatuhkan pilihanku pada si Pigeon. Moms tahu kan kalo si Pigeon tuh sudah lama banget dan setia mendampingi kita para moms dengan berbagai produk berkualitasnya. Harga dari breastpump ini sekitar 350rb an. Moms bisa googling di online shop yaaa.
Pengalaman make si Pigeon ini, enak dan cepet juga pumpingnya, hasilnya juga bisa dapat banyak. Enaknya kalo make pigeon ini, aku suka dibagian corongnya ada silicon so berasa empuk dan gak sakit saat kita lagi pumping. Enaknya lagi nih, ketika pas LDR datang, kita bisa banyak dapet ASI nya (Ini yang paling aku suka). But,  Onderdilnya lebih banyakan daripada si realbubee, jadi harus teliti ketika kita bersihkan dan sterilkan. Kalo dari segi waktu pas pumping, lebih hemat waktu si real bubee daripada si pigeon, ini menurut pengalamanku selama make loh ya.
Trus kalo aku ditanya, so enakan mana antara real bubee elektrik dan pigeon manual, emmm tergantung kebutuhan ya. Kalo gak mau ribet dengan onderdil ini itu, saya suka real bubee but kalo yang suka empuk dan nyaman pas pumping saya pilih si Pigeon. Menurutku ketika kita memutuskan membeli breastpump, sesuaikan dengan kantong dompet, ini yang paling utama, kemudian tingkat kenyamanan ketika kita memakainya. Bagi yang berkantong tebal sih, bisa bebas memilih yang mana yang akan kita beli. Pada intinya kan ketika kita membeli barang itu yang terpenting adalah nilai fungsinya dan disesuaikan dengan kebutuhan kita.

Nah itu dulu ya moms reviewku tentang breastpump…tunggu selanjutnya reviewku tentang mensterilkan botol ASI ya hehehe.....tetap semangat memberikan ASI Eksklusif pada si baby.

Semangaaattttttttt


Pengalamanku ikut Virtual Coodinator Training Batch 3 Tahun 2019

              

Hello temen temen, kali ini saya akan berbagi pengalaman selama ikut VCT batch 3, apa sih VCT itu? trus dealnya apa sih ikutan acara beginian? menurut aku penting bangettt ya kita sebagai guru mengikuti kegiatan training online ini. Di sini kita menjadi pejuang sinyal lohhh (bagi penikmat sinyal so statement ini gak berlaku yahhh). Wait sebelum saya melangkah lebih jauh...emmmm mau dikepoin gak yahhhhh
Okkehhh lanjut yaa, VCT tuh Virtual Coordinator Training yang diselenggarakan oleh SEAMEO, jadi diklatnya tuh full online, disana kita diajari bagaimana membuat flyer, absensi online, presentasi online, recording (bagaimana cara rekam apa yang kita lakuin selama presentasi). Presentasinya tuh full online lewat webex meeting. Apa sih webex? menurut bahasaku sendiri nih Webex tuh sebuah aplikasi yang berfungsi untuk meeting meeting online gitu. Nah kapasitas pesertanya tuh bisa lebih dari 1.000 loh. weleh banyak bingiittt ya. Nah kalo kita Batch 3 dibuatin room room sendiri per region, biar gak keliatan buanyaak.
Okeh, sebelum presentasi nih kita harus siapin slide powerpint dulu, boleh yang lain juga sih tergantung kita mau nyampein tentang apa. Selanjutnya kita tuliskan di flyer nama kia sebagai presenter, moderator aupun host. Nah buat Flyer nya nih kita bisa paki Postermywall, Canva dan sebagainya. kalo aku sih suka pake Postermywall yah karen ini nih menurutku yang paling mudahh. Hehehe Trus kalo buat absensi online nya sih aku suka pake Zohoform karena di zoho peserta bisa absen pakai tanda tangan. Bisa juga kita pakai googleform, cuman di googleform kita gak bisa absen pake tanda tangan. Secara, kita kan butuh bukti autentuk tanda tangan kan buat laporan hehe.
Emmmm apalagi yaaaa
Oh ya kalo mau presentasi di webex, pastikan sinyal anda kuat biar bagus nanti presentasi dan outputnya. kalo sinyalnya lemah yaahhh kurang maksimal deh hasilnya. Oh ya jangan lupa direkam yaa karena ini nih yang akan kita upload di youtube. Kalo recording sih aku suka pake Fastone ya, karena efektif trus selesai record tuh cepet banget closingnya. Pernah sih pake Freecam, tapi pas exportingnya tuh lama bangeetttt, di sini nih butuh kesabarang tinggi.

Setelah kita mempelajari bagaimana cara membuat Flyer, Absensi Online, cara merekam video dan bertugas sebagai presenter, host, moderator yang masing masing sebanyak dua kali, selanjutnya kita sampai ke pengumpulan tugas di Kantung SEAMEO. Sebelum kita upload ke kantong tugas SEAMEO, sebaiknya kita punya kantung tugas pribadi untuk merekap semua yang sudah kita kerjakan, seperti file pdf absensi oline yang sudah di export dari zohoform atau googleform, flyer kita ketika bertugas sebagai presenter, host dan moderator, dan yang gak boleh ketinggalan nih link upload channel youtube hasil dari recording kita ketika presentasi. Tugas - tugas tersebut wajib and harus dikumpulkan sebelum deadline waktu yang telah ditetapkan (ini menurut aku ya, karena jaga jaga kalo sinyal internet bermasalah, karena aku tuh gak suka yang serba dadakan cie).
Sebagai gambaran apa aja sih yang wajib diisi dan dikumpulkan di kantung SEAMEO, berikut saya rangkumkan ya :
1. Tanggal pelaksanaan sebagai presenter 2x, host 2x, dan moderator 2x
2. Upload file pdf absensi online sebagai presenter, host dan moderator 2x
3. Upload flyer sebagai presenter 2x
4. Upload Link Youtube video yang telah di upload 2x
5. Upload Link Blog (bagi yang punya blog)
6. Bagi pembuat absensi online, ada link khusus untuk mengisinya, disana ada dua jenis yang wajib diupload yaitu pdf absensi online dan link youtube
7. Bagi pembuat flyer, ada link khusus juga untuk mengisinya
8. Pesan dan kesan selama mengikuti VCT
9. Saran untuk VCT

Berikut nih ya saya cantumkan link youtube hasil recording ketika saya presentasi, ehmm maaf ya videonya nih orisinil alias tidak saya edit sama sekali, masih pure karena berkejaran dengan waktu.

LINK YOUTUBE
PRESENTER MINGGU, 10 MARET SESION 4

LINK YOUTUBE
PRESENTER MINGGU, 12 MARET SESION 3


Jangan lupa di Like dan Subscribe ya….Terimakasih

See you